LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN BEM & DPM AKADEMI KEBIDANAN MULIA MADANI YOGYAKARTA PERIODE 2021-2022

AKBID MMY GELAR PELANTIKAN DAN SERAH TERIMA JABATAN DPM DAN BEM PERIODE 2021 – 2022
11 Februari 2022
Pendaftaran Mahasiswa Baru Akademi Kebidanan Mulia Madani Yogyakarta tahun ajaran 2022/2023
28 Februari 2022

LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN BEM & DPM AKADEMI KEBIDANAN MULIA MADANI YOGYAKARTA PERIODE 2021-2022

Bantul – Sabtu (02/19) telah dilaksanakan acara Pelatihan Dasar Kepemimpinan untuk kepengurusan BEM & DPM Akademi Kebidanan Mulia Madani Yogyakarta (2021-2022). Acara tersebut bertujuan untuk membangun kepemimpinan dan organisasi yang efektif, efisien yang membawa perubahan positif di lingkungan kampus.

LDK sebagai sarana yang efektif membentuk mahasiswa berkarakter, memiliki peran untuk melakukan pembinaan mental dan spiritual mahasiswa. Dengan mengikuti LDK, diharapkan kredibilitas dan eksistensi mahasiswa akan selalu bermanfaat bagi lingkungannya. Pelatihan dasar yang diberikan ini bertujuan untuk memberikan bekal kepemimpinan kepada Pengurus BEM & DPM baru yang nantinya akan menjadi pemimpin dari seluruh kesatuan BEM dari kampus Akbid MMY. Melalui LDK diharapkan bisa membantu terbentuknya para mahasiswa dengan karakter dan kepribadian yang tangguh sehingga bisa menjadi pemimpin masa depan yang sukses.

Acara pelatihan ini dibersamai oleh Dr. Akhsanul Fuadi, M.Pdi dengan tema “Mengenal Kepemimpinan Kampus, Masalah dan Tantangannya”, beliau memberikan amanat ketika menjadi seorang pemimpin bukan hanya bertanggung jawab atas dirinya tetapi bertanggung jawab pula pada seseorang yang dipimpin serta bertanggung jawab terhadap Allah SWT. Pemimpin yang ingin sukses harus mempunyai tekad kuat, keinginan serta cita cita yang dilandasi dengan usaha.

Dilanjutkan oleh Suyatno,S.Pd dengan tema “Kepemimpinan Mahasiswa Peluang dan Tantangannya Menuju Profesionalitas Tenaga Kesehatan Era 4.0”.  Indonesia mengalami krisis multidimensi sehingga membutuhkan pemimpin yang mampu mentransformasikan karakter. Kepemimpinan yaitu suatu seni untuk memengaruhi orang lain pada suatu visi dan misi tanpa merasa dipaksa, sehingga tujuan bersama bisa tercapai. Mahasiswa sebagai sumber agen perubahan yang diharapkan bisa menjadi pemimpin bangsa suatu hari nanti. Seorang pemimpin harus mampu mengambil keputusan yang cepat dan tepat sesuai dengan keadaan. Apabila ternyata keputusan tersebut salah itu bukan berarti suatu kegagalan, karena  lebih baik salah sekarang daripada salah di masa mendatang.  Jadi, belajarlah melalui masalalu hadapi masa sekarang dan rencanakan untuk masa depan.

Dilanjutkan kembali oleh Ir. Sugeng Nugroho Jadi,MM dengan tema “Efektivitas Program Kerja Mahasiswa Imbangan Sumber Dana dan Kuat Mencari Sponsor Kegiatan”. Paradigma baru kebijakan pengelolaan perguruan tinggi, sentralisasi menjadi desentralisasi, terikat pada satu tujuan yaitu mampu berkontribusi pada daya saing bangsa.  Polbangmawa merupakan acuan bagi para pembuat kebijakan dalam mengembangkan kemahasiswaan untuk meningkatkan kualitas lulusan melalui progam kemahasiswaan. Perguruan tinggi memegang peran penting dalam membangun kemampuan intelektual, kekuatan moral serta peningkatan kualitas sarana dan prasarana. Masalah yg biasa dialami di perguruan tinggi bisa dari mahasiswa, keterlibatan organisasi, ORMAWA, dan staff pengajar. Tujuan pengembangan kemahasiswaan yaitu mengembangkan kegiatan mahasiswa, penalaran dan keilmuwan, serta meningkatkan kualitas program di Perguruan Tinggi. Dari kegiatan ini diharapkan mahasiswa dapat mengetahui teori menjadi seorang pemimpin yang baik serta bisa mengimplementasikan dengan sebaik-baiknya. Tetaplah berjuang untuk menjadi penerus bangsa yg cerdas, kreatif serta inovatif.

Penulis : Mita Dwi Saputri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.